Catatan Betmen

Feb 17, 2014

Tentang Cara Mereka Hidup!


Susan Boyle : Image by Google

Ada dua cerita menarik tentang hidup. Pertama seorang anak muda kelahiran 1990 bernama Sung-bong Choi asal Korea Selatan. Ia mulai terkenal sejak mengikuti Korean’s Got Talent 2011 dan berhasil mendapatkan juara dua. Sosok kedua Susan Magdalena Boyle pemenang Britain's Got Talent pada 2009

Berbeda dengan Sung-bong, Susan berhasil menyabet juara pertama dalam ajang talenta tersebut. Bisa dikatakan mereka adalah dua manusia yang berhasil muncul dalam program yang sama yaitu Got Talent, namun dinegara berbeda. Bong memiliki kisah tersendiri ketika mengikuti acara tersebut, ia bahkan merasa kalau ajang tersebut tidak berhak diikutinya.

Ketika juri (Song Yun-ah) menanyakan kenapa Bong tidak mengisi riwayat keluarga dalam blangko pendaftaran ia terdiam dan memberi jawaban yang mengejutkan bahwa ia dibuang oleh keluarganya ketika umurnya tiga tahun dan masuk panti asuhan. Tiga tahun setelahnya ia melarikan diri dan hidup dijalanan seorang diri. Mencari makan dengan jualan makanan dan minuman ringan.

Ia berjuang mati-matian dalam ganasnya kehidupan liar, terombang-ambing di jalanan, dunia obat geng dan obat-obatan. Dalam catatan hidup ia bahkan menyebutkan bahwa ia pernah disekap oleh preman jalanan. Hingga ditangkap oleh polisi dan dikembalikan ke sekolah.

Susan punya cerita yang lain, dengan sosok yang biasa saja, umur yang sudah melewati masa hura-hura ia berhasil memukau para juri hingga sampai ke tahap final dan menjadi fenomenal Britain Got Talent 2009.
 “I know what they were thinking, but why should it matter as long as I can sing? It's not a beauty contest.Susan Boyle, The Sunday Times

Sung-bong Choi Image by Google

Tulisan ini tidak bertujuan mempromosikan apapun atau siapapun. Namun hanya sebagai pengingat bahwa air akan menemukan muaranya sendiri ketika tiba masanya. Dua sosok diatas mewakili manusia-manusia yang tidak menyerah dan mencoba peruntungannya.

Dalam nuansa lain mereka manusia kekurangan namun tidak menyerah dengan ketidakmampuan mereka dalam beberapa hal kemudian melejitkan sudut talenta lain yang mereka punya.
*hanya pengingat diri dan kembali membiasakan untuk menulis.


0 Coment:

Post a Comment

Popular Posts

bilhalib.blogspot.com. Powered by Blogger.