Dia Akan Menjemputmu
![]() |
| google image |
Hidup di dunia ini hanya sebentar saja, sungguh maut akan menjemput, membawa kita menuju kehidupan yang dijanjikan.
Hari ini mungkin mereka, dia atau siapa saja dipanggil kembali oleh Allah Swt., mungkin sebentar lagi, esok atau lusa giliran kita akan datang. Tidak ada yang tau pasti kapan maut memanggil kita.
Ah, seandainya saja kita tau berapa nomor antri kita, mungkin kita bisa bersiap, bertobat meminta maaf pada semua yang pernah kita dhalimi baik dengan lisan maupun perbuatan.
Seandainya saja kita tau hitungan nafas yang tersisa, mungkin kita akan islah, memohon pinta-pinta keampunan, husnul khatimah pada Allah pemilik hidup kita.
Hari ini mungkin mereka, dia atau siapa saja dipanggil kembali oleh Allah Swt., mungkin sebentar lagi, esok atau lusa giliran kita akan datang. Tidak ada yang tau pasti kapan maut memanggil kita.
Ah, seandainya saja kita tau berapa nomor antri kita, mungkin kita bisa bersiap, bertobat meminta maaf pada semua yang pernah kita dhalimi baik dengan lisan maupun perbuatan.
Seandainya saja kita tau hitungan nafas yang tersisa, mungkin kita akan islah, memohon pinta-pinta keampunan, husnul khatimah pada Allah pemilik hidup kita.
Tuan, lidah tak bertulang. Mungkin kemarin, hari ini atau bisa jadi esok. Kita menyakiti makhluk tuhan, yakinlah pada waktunya kita akan menerima balasannya.
Kawan, percayalah Tuhan tidak akan pernah terdhalimi dengan maksiat yang kita kerjakan, justru sebaliknya. Kemaksiatan yang kita kerjakan, akan bersarang bersama kita hingga hari pembalasan kelak.
*"Innallaha yuhhibbut tawwabina wa yuhibbul muthathahhirin".
Teruslah bermuhasabah. Pintalah maaf, berilah kemaafan. Semoga Allah mengampuni kita atas segala khilaf yang hamba kerjakan, dan mengumpulkan kita kelak bersama orang-orang yang diridhai-Nya.
*Allahumma innaka a'fuwun karim halim, tuhibbul afwa fa'fu anna ya karim!
Ya karim... ya Halim...!

0 Coment:
Post a Comment